Oleh: agastya | Februari 20, 2009

Nimbrung di Sybase IQ Workshop

Pagi-pagi sehabis melahap sarapan di ruang kantor, bapak  1 mencari beberapa simpatisan untuk berpartisipasi dalam acara pelatihan dadakan. Secara spontanitas tanpa proses registrasi, 3 orang dari kita akhirnya ikutan. Intinya kita akan diberikan materi tentang apa itu Sybase®. Pernah mendengar istilah itu dalam dunia per-database-an, namun hanya sebatas tahu namanya saja. Semacam database Oracle, MySQL, Postgre, MS Access.

Sebelumnya ranu ngira kalo pelatihan ini paling sebatas pengenalan atau presentasi aja, ga sampai sore acara selesai. Tapi ternyata acaranya bakal berjalan 3 hari full seperti training. Cuma lokasinya diruang rapat kantor yang seadanya ga seperti di kelas kursus ekslusif. Yang memberikan materi seorang perempuan warga singapura, tapi berkebangsaan filipina. Hmm.. otomatis pelatihannya harus pake english language..

logo sybaseSybase IQ atau disebut Sybase Adaptive Server IQ, merupakan sebuah software sistem relational database untuk penyimpanan data (data warehousing). Sebagai DBMS yang berorientasi pada kolom, Sybase IQ menyimpan data tabel sebagai bagian kolom2 data daripada barisan data. Katanya sih punya sejumlah kelebihan; jika pencarian dilakukan untuk item yang cocok dengan sekumpulan nilai dalam sebuah kolom data, hanya data-data yang ada di kolom tersebut pada suatu tabel yang perlu diakses. Sedangkan database yang berorientasi baris (row) akan membaca keseluruhan tabel dari atas sampai bawah ditiap row.

Ilustrasinya sebagai berikut, misalkan ada sebuah tabel berisi kolom color dan kolom City, proses untuk mencari data yang bernilai color=”green” :

sybase-column-basedKetika query suatu tabel dilakukan, pencarian pada column-based akan meng-kompres data pada suatu kolom ke dalam data binary, sebagaimana suatu kolom terdiri dari banyak record yang bernilai dan bertipe sama, selanjutnya kolom color digroup  berdasar nilai tipe yang sama. Sehingga diperoleh suatu data yang ringkas dan efisien.

Berbeda dengan sistem database DBMS berorientasi baris (row), query dilakukan untuk keseluruhan data pada suatu tabel meliputi semua baris hingga record terbawah. Sistem akan membaca row-per-row untuk menghasilkan data yang di-query.

Selama ini aku lebih mengenal Oracle daripada yang lainnya, karena memang sudah memakai Oracle. Tapi entah kenapa banyak sekali jenis database yang dipakai di tempat kerja ranu. Tentunya semua menggunakan lisensi yang berbiaya suangat mahal.. Oleh karena itu sayang sekali, kalo bejibun resources yang sudah tersedia itu tidak di-optimized dalam penggunaannya. Bagaimanapun juga semua itu merupakan keputusan yang harus diambil penentu kebijakan para bapak-bapak berbaju kerah putih, berdasi, dan bersepatu mengkilap produksi dalam negeri. /* Kok jadi semacam uneg-uneg yah lama-kelamaan..

“..sudahlah ran.. kamu itu tinggal nurut aja ama kerjain kerjaanmu..”

“Ya namanya juga ikut memikirkan kemaslahatan bersama kok gan..”

Yaudah baguslah kalo gitu, sekarang niatnya untuk nambah ilmu kan? Kalo berguna ya bisa diterapkan nanti kalo udah paham.

Iklan

Responses

  1. wuawwww, makin keren aja nih paguru…
    makin pinter

    *pembaca blog sekalian, GURU GW TUH !!!!

    btw, walopun lo ikutan training canggih, masih kerenan gw, diajak makan ama orang yang sering nulis di pc media(baca di sini) hehehehe

  2. siapa dulu bugurunya!!!

    hehehehe


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: