Oleh: agastya | Januari 16, 2008

Sendal Jepit

Orang kantoran.. biasanya yang ngantor di gedung-gedung tinggi berpenampilan stylish. Mereka biasa berpenampilan trendy layaknya petugas teller di bank ternama. Entah berapapun salary mereka, yang penting penampilan tampak metroseksual. Mau tidak mau harus megorbankan pengeluaran khusus untuk model rambut, make up, aksesories, stelan jas, sepatu pantofel sampai bulu mata, semata-mata untuk menjaga penampilan untuk menyesuaikan lingkungan kerja di gedung-gedung megah. Memang bisa bekerja di gedung-gedung tinggi itu merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Harus diakui bahwa kenyataan memang demikian.
sendal jepit kiageng
Namun hal ini tidak kualami di tempat aku bekerja.. Walaupun peraturan mengharuskan memakai sepatu di ruang kerja dan memakai kartu identitas pegawai, rekan2 kerja banyak yang hanya make sendal jepit waktu jam kantor juga tanpa pake name tag. Secara pemandangan memang kurang sopan bila dilihat oleh orang(tamu) dari luar kantor. Sebenernya kalo cuma buat istirahat/ibadah sih memang wajar, namun kalo make sendal seharian penuh.. sepertinya kurang sopan, apalagi ketika bertemu boss.
Parahnya, yang memakai sendal itu ga cuma buat di lingkungan kantor sendiri, namun juga dipakai ketika ada keperluan di gedung kantor sebelah.. Kesannya jadi kurang baik bagi instansi dari pegawai tersebut.
yah.. walaupun masalah berpenampilan tuh urusan pribadi masing2, namun setidaknya kita menyadari dimana kita berada. Dan tentunya berpenampilan sopan merupakan salah satu bentuk rasa menghargai kita kepada orang lain.
Iklan

Responses

  1. hehehehe…..
    naroe, naroe…
    q kesindir tuuhh.. 😛

    eniwei sendalnya bagus, q juga punya warna merah putih 😀

    xixixixixixixi….

    ===========link yah==========

  2. Ran, tapi pake sendal itu enak jhe..isis…sayah juga pake sendal di kantor.. 😀

  3. @ irrrr :
    pasti sendalnya belinya di bali ya irrr? perasaan waktu itu ada yang kita ajakin jalan2 di bali, tapi malah pulang duluan. kasian juga ya irrrr, dia jadi ngga punya sendal kayak kita…

    @ ranu : gw sih nggak kesindir. secara sejak 2008 sendal gw udah ditinggal (eh ketinggalan) di rumah. jadi di kantor ga ada sendal lagi. kalo make sepatu tapi belepotan tanah termasuk ga menghargai orang lain ngga?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: